ARC AND YARN

           Tak pernah ada yang menyangka bahwa sekolah ini sungguh seram. Seorang murid pun tak boleh keluar dari sana. Dan hal yang sangat mencengangkan adalah tempat ini merupakan tempat perkumpulan para penyihir keji. Apa yang dipikirkan para orang tua anak-anak ini sehingga mereka disekolahkan di sini ?tentang mereka yang tidak pernah datang menjenguk anaknya masih menjadi misteri yang besar. Hazel berusaha melarikan diri  dari sekolah itu. Ia diberi info oleh anak yang sebelumnya ingin keluar dari sini namun gagal. Ia menyusuri tempat yang kotor penuh perjudian, pertandingan illegal. “Aku tak pernah menyangka kalau sekolah sebesar ini, dan apa yang dilakukan oleh para keparat itu” kata hazel.

            “Hahh..hah... yang benar saja aku bisa keluar dari sini semudah itu, bagaimana bisa sekolah ini tidak ada penjaga?lalu dia bilang dia gagal keluar dari sini?hah aku tak mengerti”. “Ahh sial mengapa aku memikirkan hal itu... apapun itu aku harus terus berlari”. Oh astaga... ini benar-benar hutan. Sebaiknya aku berhati-hati. Aaaaaaaarrgghhh......... sial kenapa ada jurang di sini. Seketika itu datanglah makhluk berwarna hijau yang aneh menghampiri dan menarik kaki hazel.

Hazel               : “Heyy.... tidakaakk...apa yang...ya apapun itu terima kasih, tapi jika kamu ingin menolongku kenapa harus menarik kakiku? Kau kan bisa menarik tanganku?”.

Hening.............

Makhluk Hijau : “Kenapa kamu berteriak?”

Hazel               : “apa maksudmu? Tentu saja karena aku terjatuh.”

Makhluk hijau : “Hmm... baiklah..” (lalu segera pergi meninggalkan hazel)

Hazel               : “hee???dia aneh.”

Hazel               : “oooyyy...hm..apa kau tahu cara keluar dari hutan ini?”

Makhluk hijau : (Segera membungkam mulut hazel) “Jadi kamu bukan penghuni hutan ini?”

Hazel               : “ yang benar saja!Mana mungkin manusia tinggal di hutan! Dasar sinting!”

Makhluk hijau : (Kaget) sepertinya kamu memang tidak tahu apa-apa. Baiklah aku akan menolongmu karena kamu lucu.” (dengan nada datar)

Hazel               : “hahh... kurasa aku tak mengerti ucapanmu barusan.”

Makhluk hijau : ”Akan kuceritakan nanti. Ikutlah denganku dulu!”

Di perjalanan............

Hazel               : “oiya, siapa namamu?”

Makhluk hijau : ........................................................


                                                                                                           .... TO BE CONTINUED


oke..  fyi cerita ini ditulis 4 tahun lalu dan seluruh ceritanya berasal dari salah satu mimpi penulis. Dan ya.. masi menggantung karena keterbatasan ingatan dan mungkin mimpinya emang sampe situ doang haha. But, mungkin bakal ada lanjutannya atau bisa juga akan dibuat versi remake nya. Selain itu mungkin akan timbul pertanyaan tentang judul cerita ini, so nantikan lanjutan nya ya ;)

                                                                                 



Komentar